Asyiknya Naik Kapal Jakarta-Surabaya - xplorealitas

www.explorealitas.com

Ad Placement

Ad Placement

Asyiknya Naik Kapal Jakarta-Surabaya

Jalan tol yang menghubungkan Jakarta sampai Surabaya mempercepat waktu tempuh.  Perjalanan yang biasanya ditempuh 18 jam, saat ini hanya perlu waktu sekitar 9 jam saja.  Hal ini tentunya akan mendorong orang untuk mencoba berkendara dari Jakarta sampai Surabaya.  Jika ingin super cepat, tentu menggunakan pesawat.

Bagaimana jika perjalanan Jakarta - Surabaya menggunakan kapal laut? mengapa tidak?  Pada 30 Agustus 2019, penulis berkesempatan mencoba perjalanan dengan kapal dari Jakarta ke Surabaya.  Naik kapal alias boarding selepas siang, jam 14.30 WIB.

KM Doro Londa nama kapalnya.  Kapal penumpang milik PT Pelni (Persero).  Kapal cukup besar dengan Gross Tonage (GT) 14.685.  Kecepatan rata-rata kapal ini lumayan, bisa mencapai 16,5 knots atau kira-kira 12,02 kilometer per jam.  Dengan kapal yang cukup besar tersebut dan kecepatan rata-ratanya seperti itu, kita bisa berharap - jika keadaan gelombang normal - kondisi kapal tidak akan terlalu terombang-ambing ombak.



Waktu tempuh perjalanan dengan kapal tersebut sekitar 25 jam.  Sehari-semalam lebih satu jam.  Namun tidak perlu khawatir, tidak perlu worry, karena kapal Doro Londa ini difasilitasi dengan kamar tidur (kabin) yang oke punya.  Syaratnya tentu kita beli tiket kelas satu (first class).  Kamarnya mirip kamar hotel dengan skala yang lebih kecil.  Ada televisi (TV) dan tentu saja ada kamar mandi di dalam kabin.



Apabila bosan di kamar, tenang saja, di kapal ada hiburannya.  Semacam cafe atau bar, lengkap dengan live music :



Saat senja, kita bisa menikmati sunset.  Saat pagi, bisa menikmati indahnya fajar dan sunrise :



Tidak hanya hiburan, sarana untuk serius juga ada. Kita bisa ber-seminar di atas kapal.  Bisa rapat atau meeting di atas kapal :



Selain menikmati ruang normal kapal, penulis berkesempatan melihat ruang Kapten Kapal melakukan navigasi :



Beruntung, penulis juga berkesempatan melihat ruang mesin kapal:



Sebenarnya, jalan kali ini tidak hanya sekedar jalan-jalan, namun jalan dalam rangka menambah ilmu, memenuhi undangan training yang bertajuk "Insufficient Tugs Power and Unseaworthiness" dari salah satu perusahaan reasuransi Indonesia, PT Reasuransi Indonesia Utama (persero) atau dikenal dengan Indonesia Re.

Sekilas tentang materi yang disampaikan mengenai Tug Boat dan kekuatan daya tariknya.  Tug Boat adalah kapal yang berfungsi sebagai kapal penarik (towing) atau kapal pendorong (pusher) untuk kapal jenis Barge.  Kapal jenis Barge adalah kapal yang umumnya digunakan untuk mengangkut barang seperti batubara (coal), peti kemas dan kendaraan.  Pembicara seminar menyampaikan bahwa standar kekuatan tarikan Tug Boat adalah 2 x 1.200 tenaga kuda (horse power) dengan kapasitas tarikan beban sampai 30 ton.  Jika kekuatan daya tariknya dibawah standar, namun memaksa beroperasi, maka jika terjadi gelombang yang cukup tinggi - misalnya - Tug Boat maupun Barge nya berisiko kandas.

Moment yang mengesankan dan mengasyikan: belajar kapal, benar-benar di atas kapal.  Akhirnya, alhamdulillah kami tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, hari berikutnya tanggal 31 Agustus 2019 jam 15.30 WIB.


Jika pandemi reda, boleh dicoba.  Mengapa tidak, karena kita akan punya pengalaman berbeda.

0 comments

Subscribe to Our Newsletter